Tingkatkan Hasil Beras, Satgas Yonif 407/PK Dampingi Petani Mengelola Padi

 

 


Anggota Pos Keladan melakukan pendampingan kepada petani dengan melaksanakan penjemuran dan pemisahan padi dari tangkai yang berada di Dusun Keladan, Desa Sungai Dan unik, Kec. Barang Lupar, Kab. Kapuas Hulu, Kalbar. Rabu (14/04/2021).

Danpos Keladan Serta Eka Adi Prasetya menyampaikan, kegiatan membantu petani yang dilakukan oleh anggota Pos Keladan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi beras dan mensukseskan Program Pemerintah meningkatkan ketahanan pangan Nasional.

"Proses pengolahan gabah menjadi beras melalui proses pemanenan, perontokan, pengeringan, penggilingan dan penyimpanan gabah saat di panen pada tingkat kadar air sekitar 22% sampai 25% basis basah," ucapnya.

"Gabah dengan kadar air demikian tidak dapat langsung digiling karena kulitnya masih cukup basah sehingga sukar pecah dan terkupas, Gabah perlu dikeringkan hingga kadar airnya berkisar 14% basis basah," tambahnya.

"Jika gabah tidak segera di keringkan akan terjadi kerusakan pada butir beras yang akan dihasilkan ditandai dengan warna beras yang tidak bagus bisa putih Gabah dengan kadar 15% tidak mempunyai ketahanan simpan," sambung Danpos.

Salah satu permasalahan klasik yang dihadapi petani dalam menjual padi hasil panen, adalah karena faktor kadar air. Untuk menyelesaikan masalah itu dibutuhkan area penjemuran yang baik untuk meningkatkan kualitas padi.

Bapak Badam (43) selaku pemilik padi mengucapkan terima kasih kepada anggota  Satgas Pamtas Yonif 407/PK yang telah membantunya dalam pengolahan padi miliknya.

"Saya sangat berterimakasih kapada Bapak TNI khususnya anggota Pos Keladan yang telah memberikan sumbangsih dalam membantu pengolahan padi sehingga kami menjadi lebih semangat dan pekerjaan terasa lebih ringan," ujarnya.

Posting Komentar

0 Komentar